Sistem Informasi Pemasaran adalah suatu system yang berbasis computer yang bekerja sama dengan system informasi fungsional lain untuk mendukung manajemen perusahaan dalam menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan pemasaran produk perusahaan.
1.
Penciptaan
2.
Pendistribusian
3.
Promosi
dan penentuan harga barang, jasa dan gagasan.

Banyak terjadi permasalahan di dalam prinsip “promosi” seperti berikut :
PERMASALAHAN
PT Smartfren Telecom Tbk (smartfren) awalnya bernama
PT Mobile-8 Telecom Tbk (Mobile-8) sebelum bulan April 2011. Perusahaan ini awalnya
dimiliki oleh PT
Global Mediacom Tbk. Namun akibat krisis finansial dan penurunan penjualan
produk, maka Perusahaan ini diakuisisi oleh
Sinar
Mas Group pada
bulan November 2011. PT
Smartfren Telecom, Tbk. adalah operator penyedia jasa telekomunikasi berbasis
teknologi CDMA yang memiliki lisensi selular dan mobilitas terbatas (fixed
wireless access), serta memiliki cakupan jaringan CDMA EV-DO (jaringan mobile
broadband yang setara dengan 3G) yang terluas di Indonesia. Smartfren juga
merupakan operator
telekomunikasi pertama di dunia yang menyediakan layanan CDMA EV-DO Rev. B
(setara dengan 3,5G dengan kecepatan unduh s.d. 14,7 Mbps) dan operator CDMA
pertama yang menyediakan layanan Blackberry.
Jasa dan layanan Smartfren memiliki nilai-nilai
(values) yaitu sebagai mitra yang terbaik bagi pelanggan dengan menawarkan
solusi yang cerdas dalam layanan-layanan telekomunikasi untuk meningkatkan
pengalaman hidup pelanggan dalam berkomunikasi. Sebagai operator CDMA yang
menyediakan jaringan internet kecepatan tinggi bergerak (mobile broadband) yang
terluas di Indonesia, Smartfren berkomitmen untuk menjadi penyedia layanan
telekomunikasi yang terjangkau bagi masyarakat dengan kualitas terbaik. Namun semakin berkembangnya
teknologi di era globalisasi sekarang ini banyak pula handphone CDMA yang
menyediakan layanan seperti smartfren, persaingan yang
semakin ketat ini membuat smarfren harus lebih mengasah otak untuk mempunyai
promosi penjualan agar produk smartfren tetap tidak terkalahkan oleh
produk-produk pesaing yang semakin banyak agar tetap mendapatkan laba yang di
ingunkan pula. Maka dari itu smartfren harus mempunyai cara –cara dan strategi
dalam promosi penjualannya.
PEMBAHASAN
Promosi Penjualan Yang DilakukanPT Smartfren Telecom
Tbk (Smartfren) Untuk Bersaing Dengan Para Pesaing Bisnisnya.Smartfren
merupakan salah satu operator Indonesia yang saat ini fokus pada smartphone di
Indonesia. Euforia beberapa gadget mereka cukup diminati di Indonesia dengan angka penjualan yang
cukup tinggi. Meskipun
tidak hanya smartphone yang diproduksi oleh smartfren karena smartfren juga
memproduksi modem, voucher pulsa, dan nomer cdma tetapi dengan
melihat eurofia beberapa gadget smaartfren tidak tinggal diam dengan
meluncurkan berbagai gadget yang tidak
mau kalah dengan smartphone yang lain.
Smartfren
yang merupakan salah satu penyedia jasa layanan telepon dan internet
berbasiskan jaringan CDMA ikut meramaikan gadget yang menggunakan OS Android
melalui produknya yang sangat terkenal yaitu Smartfren Andromax. Seakan tidak
mau kalah dalam hal kualitas dengan brand ternama seperti Samsung dan Sony,
spesifikasi pada smartfren andromax tab
maupun smartphone cukup mumpuni dan memiliki kualitas yang baik. Sebagai contoh
dapat kita lihat pada salah satu produk terbarunya yaitu Andromax Z yang sudah
menggunakan processor quad core, OS jelly bean, kamera 8MP, layar HD resolusi
tinggi dan berbagai fitur canggih lainnya yang bersaing. Agar tidak kalah dengan pesaing –
pesaingnya terutama
samsung dengan keunggulannya smartfren juga mempunyai strategi promosi yang digunakan
untuk meningkatkan laba produksinya dan tetap menguasai penjualan produknya.
Berikut ini contoh promosi penjualan yang dilakukan smartfren :
1.Promosi Diskon
Ini merupakan salah satu strategi yang umum
digunakan oleh perusahaan dalam menarik konsumen sebanyak-banyaknya salah
satunya adalah
smartfren. Saat peluncuran produk baru smartfren yang belum familiar di
masyarakat, smartfren melakukan pendekatan ini agar produknya bisa lebih
dikenal masyarakat. Ketika masyarakat telah mengakui keunggulan produk
smartfren tersebut,
maka promo diskon akan ditiadakan. Selain sebagai ajang pengenalan, strategi
ini juga digunakan manakala produk-produk yang ditawarkan kurang laku di
pasaran. Sehingga untuk mengurangi kerugian, maka promo diskon (potongan harga)
atau pun promo bonus merupakan pilihan yang terbaik. Contohnya potongan harga
di berikan pada setiap pembelian Andromax
V yang tadinya 2,5 juta menjadi Rp 1.990.000,- hal itu dilakukan oleh smartfren
karena mungkin di anggap Andromax V tidak begitu terkenal sehingga tidak banyak
yang minta karena tidak paham.
2.Pemberian Hadiah
Undian
untuk
menarik konsumen agar penjualan meningkat, banyak perusahaan yang memberikan
ragam hadiah, seperti souvenir, voucher, hingga nomer undiah untuk para
konsumen sebagai bagian dari strategi bisnisnya. Begitu juga smartfren biasanya
memberikan sovenir kepada pelanggan seperti topi, agenda, bolpoin dll.
3.Strategi Freemium
Siapa yang tidak suka gratisan ? Hampir sebagian besar orang
senang dengan yang gratis-gratisan. Sifat ini sering dijadikan pebisnis untuk
meningkatkan omset penjualannya. Mereka akan memberikan secara gratis
(freemium) pada awalnya, kemudian memasang harga pada tahap berikutnya
(premium). Konsep 'Freemium to be Premium' ini banyak diterapkan pada bisnis
teknologi. Kita
contohkan saja misalkan anda membeli Andromax Tab 8.0, maka anda akan
mendapatkan bonus internetan dengan kuota sebesar 1 GB. Setiap bulan anda bisa
terus mendapatkan bonus 1 GB ini setelah melakukan pengisian pulsa minimal Rp
50.000. Masa berlaku quota ini selama 15 hari. Selama 12 bulan atau setahun
penuh anda bisa terus mendapatkan bonus ini.
4.Strategi Menggunakan Pihak Lain
Untuk lebih agresif mencapai target penjualan,
banyak perusahaan yang memakai bantuan pihak lain dalam membantu memasarkan
produknya. Hal ini tentu akan menambah biaya operasional, sehingga margin
keuntungan menjadi
lebih kecil. Namun, jika volume penjualan lebih banyak, maka profit yang
didapat juga akan setara. Contoh strategi ini bisa kita lihat dalam pemasaran
Smartfren yang menggunakan
SPG/SPB.
5.Strategi Berkorban (Loss to Get More)
Strategi penjualan ini tergolong unik dan penuh
resiko. Anda harus rela kehilangan uang terlebih dahulu sebelum bisnis anda
berkembang dan menghasilkan profit yang melimpah. Strategi ini telah diterapkan
oleh beberapa perusahaan, terutama para provider telekomunikasi dunia, termasuk
di Indonesia seperti Telkomsel, Indosat, XL, Axis,3, Smartfren, dan
lain-lainnya. Para provider tersebut rela mengeluarkan paket bundling handphone
dan kartu dengan harga di bawah harga pasar. Jika ditambah dengan biaya
promosi, tentu hal tersebut tidak akan mendatangkan keuntungan, bahkan bisa
merugi. Tetapi ada hal lain yang diincar oleh para provider tersebut yang akan
menjadi sumber pendapatan yang lebih besar, yaitu penghasilan dari layanan jasa
telekomunikasi kepada konsumen, seperti profit dari tarif telepon, sms, dan
juga biaya berlangganan internet. Salah satu perusahaan yang paling berani adalah Amazon.
Perusahaan dari Amerika tersebut pada tahun 2011 lalu meluncurkan tablet Kindle
Fire dengan harga jual yang sangat rendah, bahkan setiap gadget yang terjual,
Amazon harus rela merugi 10 dollar. Namun,
dengan semakin banyaknya produk buku-buku digital Amazon yang terjual melalui
tablet tersebut, maka biaya produksi tablet Kindle akan bisa ditutupi, dan
bahkan dalam tiga tahun ke depan Amazon akan meraup keuntungan yang melimpah.
Inilah strategi bisnis yang mengorbankan satu hal untuk mengincar hal yang lain.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar